SISTEM PERTANIAN ORGANIK

1. Pengertian Sistem Pertanian Organik

Indonesia memulai revolusi hiau pada tahun 1970 dengan pengunaan bibit unggul padi seperti IR, PB. Cisadane, Raja lele, dan lain-lain. Pada masa ini dalam pembudidayaan tanaman masyarakat Indonesia banyak menggunakan bahan kimia, seperti pupuk kimia dan pestisida kimia secara berlebihan dengan tujuan agar hasil produksi tanaman meningkat. Namun setelah sekian lama banyak ditemukan efek negatif dari penggunaan bahan-bahan kimia tadi, diantarannya adalah:

  • Pencemaran lingkungan (tanah, air, dan udara)
  • Berkurangnya keanekaragaman hayati
  • Munculnya hama dan penyakit baru
  • Gangguan pada kesehatan manusia

Dari efek negatif yang timbul ini pada tahun 2003 pemerintah mulai mencanangkan sistem pertanian organik.

Sistem pertanian organik adalah suatu sistem pertanian yang berusaha untuk mengembalikan segala jenis bahan organik kedalam tanah baik pada bentuk residu maupun olahan limbah tanaman dan ternak yang bertujuan untuk menyediakan hara bagi tanaman. Sasaran utama dari sistem pertanian organik adalah untuk mengembalikan kesuburan dan produktifitas tanah.

2. Ciri-ciri Umum Sistem Pertanian Organik

  • Tidak menggunakan zat kimia.
  • Tidak menggunakan hewan atau tanaman hasil rekayasa genetika.
  • Menggunakan limbah atau kotoran hewan dan limbah tanaman.
  • Adanya rotasi tanaman dan pencampuran tanaman.
  • Adanya pengelolaan yang berketahanan dari sumber daya tanah dan air.
  • Adanya usaha pencegahan erosi.
  • Penggunaan mikroba untuk membatasi hama.
  • Melepaskan atau menarik serangga yang bermanfaat sebagai musuh alami hama.
  • Penggunaan pupuk hijau dari tanaman pelindung dan tanaman yang memfiksasi Nitrogen.
  • Penggunaan metode baru dalam pengomposan.

3. Tujuan Sistem Pertanian Organik

  • Menghasilkan produk pertanian yang berkualitas tinggi.
  • Membudidayakan tanaman secara alami.
  • Mendorong dan meningkatkan siklus hidup biologi dan ekosistem pertanian.
  • Memelihara dan meningkatkan kesuburan tanahdalam jangka panjang.
  • Menghindarkan segala bentuk cemaran akibat dari penerapan teknik pertanian.
  • Meningkatkan usaha konservasi tanah dan air serta mengurangi masalah erosi akibat dari pengolahan tanah yang intensif.
  • Meningkatkan peluang pasar produk organik baik domestik maupun global.

4. Prinsip dalam Sistem Pertanian Organik

a. Prinsip ekologi

Pertanian organik harus didasarkan pada sistem dan siklus ekologi kehidupan.

b. Prinsip kesehatan

Pertanian organik harus melestarikan dan meningkatkan kesehatan tanah, tanaman, hewan, manusia, dan bumi sebagai satu kesatuan.

c. Prinsip perlindungan

Pertanian organik harus dikelola secara hati-hati dan bertanggung jawab untuk melindungi kesehatan dan kesejahteraan generasi sekarang dan mendatang serta lingkungan hidup.

d. Prinsip keadilan

Pertanian organik harus membangun hubungan yang mampu menjamin keadilan terkait dengan lingkungan dan kesempatan hidup bersama.

5. Kendala dan Solusi dalam Sistem Pertanian Organik

a. Kendala

  • Adanya hama transmigran dari kebun non-organik yang menyebabkan menurunnya produksi.
  • Tanah sudah banyak mengandung residu.
  • Tanah untuk sistem pertanian organik sebaiknya tanah yang masih perawan atau asli, sementara banyak penelitian yang menyatakan bahwa tanah pertanian di Indonesia sudah jenuh Fosfat.
  • Pasar terbatas karena hasil produk organik hanya di konsumsi oleh kalangan tertentu saja.
  • Kesulitan menggantungkan pasokan dari alam, contohnya pupuk yang harus mengerahkan suplai kotoran ternak dalam jumlah besar dan kontinu.
  • Sulitnya meninggalkan kebiasaan petani yang bergantung pada pupuk dan pestisida kimia.

b. Solusi

  • Sosialisasi pada masyarakat mengenai pertanian yang ramah lingkungan.
  • Menggalakkan konsumsi produk hasil pertanian organik.
  • Diperlukan kajian lebih banyak untuk mendapatkan SAPROTAN (Sarana Produksi Pertanian) organik yang terbaik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s