SIKLUS HIDROLOGI

Siklus Hidrologi adalah sirkulasi air yang tidak pernah berhenti dari atmosfir ke bumi dan kembali ke atmosfir melalui kondensasi, presipitasi, evaporasi dan transpirasi. Pemanasan air samudera oleh sinar matahari merupakan kunci proses siklus hidrologi tersebut dapat berjalan secara kontinu. Air berevaporasi, kemudian jatuh sebagai presipitasi dalam bentuk hujan, salju, hujan batu, hujan es dan salju (sleet), hujan gerimis atau kabut. Pada perjalanan menuju bumi beberapa presipitasi dapat berevaporasi kembali ke atas atau langsung jatuh yang kemudian diintersepsi oleh tanaman sebelum mencapai tanah. Setelah mencapai tanah, siklus hidrologi terus bergerak secara kontinu dalam tiga cara yang berbeda: Baca lebih lanjut

PROSPEK PERTANIAN ORGANIK

Di Indonesia sendiri, gaung pertanian organik sudah berkembang sekitar 10 tahun yang lalu, akan tetapi pemainnya dapat dihitung dengan jari (Trubus No. 363, 2000). Kemudian meningkat pesat sejak terjadi krisis moneter, dimana sebagian besar saprodi yang digunakan petani melonjak harganya berkali-kali lipat. Petani mulai melirik alternatif lain dengan model pertanian organik. Melalui proses adaptasi, pertanian organik mulai digeluti dan mendapat respon yang cukup baik, dengan ditandai oleh bermunculnya kelompok petani organik di berbagai daerah. Di Jawa Tengah, sentra pertanian organik terletak di Klaten, Yogyakarta, Karanganyar, Magelang, dan Kulonprogo. Di Jawa Barat; Bogor, Bandung dan Kuningan. Di Jawa Timur; Malang, serta beberapa daerah di Bali. Baca lebih lanjut

MANFAAT BUNGA ROSELLA

A.    Zat-zat yang Terkandung Dalam Rosella

Selain dapat dimanfaatkan untuk berbagai jenis bahan makanan dan minuman ternyata rosella juga mengandung bahan-bahan yang mampu mengobati berbagai macam penyakit, mulai dari tingkat rendah hingga ketingkat yang kronis. Hal tersebut telah terbukti dan teruji secara medis.

Kelopak bunga rosella segar mengandung berbagai macam vitamin diantaranya vitamin A dan C. rosella juga mengandung asam amino yang diperlukan oleh tubuh kita, 18 diantaranya terdapat dalam kelopak bunga rosella, termasuk arginin dan lignin, yang berperan dalam peremajaan sel tubuh. Baca lebih lanjut

KOMPOS

A.    Pendahuluan
Kompos adalah hasil penguraian parsial/tidak lengkap dari campuran bahan-bahan organik yang dapat dipercepat secara artifisial oleh populasi berbagai macam mikroba dalam kondisi lingkungan yang hangat, lembap, dan aerobik atau anaerobik. Sedangkan pengomposan adalah proses dimana bahan organik mengalami penguraian secara biologis, khususnya oleh mikroba-mikroba yang memanfaatkan bahan organik sebagai sumber energi. Membuat kompos adalah mengatur dan mengontrol proses alami tersebut agar kompos dapat terbentuk lebih cepat. Proses ini meliputi membuat campuran bahan yang seimbang, pemberian air yang cukup, mengaturan aerasi, dan penambahan aktivator pengomposan. Baca lebih lanjut

MANFAAT KULTUR JARINGAN

Kegunaan utama dari kultur jaringan adalah untuk mendapatkan tanaman baru dalam jumlah banyak dalam waktu yang relatif singkat, yang mempunyai sifat fisiologi dan morfologi sama persis dengan induknya. Dari teknik kultur jaringan tanaman ini diharapkan juga memperoleh tanaman baru yang bersifat unggul. Secara lebih rinci dan jelas berikut ini akan dibahas secara khusus kegunaan dari kultur jaringan terhadap berbagai ilmu pengetahuan. Perbanyakan tanaman secara besar-besaran telah dibuktikan keberhasilannya pada perkebunan kelapa sawit dan tebu. Baca lebih lanjut

SISTEM PERTANIAN ORGANIK

1. Pengertian Sistem Pertanian Organik

Indonesia memulai revolusi hiau pada tahun 1970 dengan pengunaan bibit unggul padi seperti IR, PB. Cisadane, Raja lele, dan lain-lain. Pada masa ini dalam pembudidayaan tanaman masyarakat Indonesia banyak menggunakan bahan kimia, seperti pupuk kimia dan pestisida kimia secara berlebihan dengan tujuan agar hasil produksi tanaman meningkat. Namun setelah sekian lama banyak ditemukan efek negatif dari penggunaan bahan-bahan kimia tadi, diantarannya adalah:

  • Pencemaran lingkungan (tanah, air, dan udara)
  • Berkurangnya keanekaragaman hayati
  • Munculnya hama dan penyakit baru
  • Gangguan pada kesehatan manusia

Dari efek negatif yang timbul ini pada tahun 2003 pemerintah mulai mencanangkan sistem pertanian organik.

Sistem pertanian organik adalah suatu sistem pertanian yang berusaha untuk mengembalikan segala jenis bahan organik kedalam tanah baik pada bentuk residu maupun olahan limbah tanaman dan ternak yang bertujuan untuk menyediakan hara bagi tanaman. Sasaran utama dari sistem pertanian organik adalah untuk mengembalikan kesuburan dan produktifitas tanah. Baca lebih lanjut